GRANAT serukan Pemilu damai bebas Narkoba

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

GRANAT serukan Pemilu damai bebas Narkoba Sekjen GRANAT, Ashar Suryobroto (depan) saat deklarasi Pemilu damai dan bebas Narkoba di Jakarta, Selasa (22/01/2019).

Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) menggelar deklarasi damai menjelang gelaran Pileg maupun Pilpres  serentak yang jatuh pada 17 April 2019 mendatang. Deklarasi ini sebagai upaya mendukung Polri dalam menciptakan kelancaran pesta demokrasi lima tahun tersebut, sekaligus menjaga pemilu damai. 

"Menjelang Pemilu terasa ada yang sedikit berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan. Sehingga, kami berinisiatif mendukung Polri agar betul-betul menjaga keamanan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat betul-betul menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa ini," kata Sekretaris Jenderal GRANAT Ashar Suryobroto, saat acara deklarasi di RM Phinisi Resto Jl. Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/01/2019).

Kemudian, GRANAT mendorong Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) supaya menolak calon wakil rakyat yang teridentifikasi narkotika. Tujuannya adalah supaya DPR RI, DPRD, dan DPD RI benar-benar steril dari barang haram tersebut.

"Kami mengajak KPU untuk menolak setiap calon legislatif baik DPR, DPRD dan DPD RI yang diduga terlibat kasus narkoba," tegasnya. 

Ashar mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk saling bergandengan tangan menjaga persatuan dan kesatuan demi eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus berharap masyarakat responsif membantu Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang sudah terpupuk selama ini. 

"Jangan hanya karena Pemilu kita terkoyak-koyak. Kita harus bersatu di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi apa yang kami lakukan sekarang ini mendukung Polri dalam menegakkan hukum-hukum Pemilu maupun undang-undang yang berlaku di negara," tegasnya  

Deklarasi ini diikuti oleh seluruh elemen GRANAT yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan ditutup dengan penandatanganan hasil deklarasi yang isinya sebagai berikut ; 

1. Mendukung Polri dalam upaya menciptakan Pemilu 2019 yang aman, damai, demokratis, bebas dari Narkoba, antihoaks dan ujaran kebencian

2. Mendukung KPU untuk menolak  caleg dan  calon DPD RI yang diduga terlibat kasus narkoba

3. Mengajak masyarakat untuk meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan  bangsa Indonesia serta tetap menjaga Kamtibmas yang kondusif.

Fadli Zon nilai ujian nasional tak selesaikan persoalan standardisasi pendidikan
KPU nilai debat ketiga lebih kondusif dibanding debat kedua
Golkar nilai debat cawapres tak seimbang, Ma'ruf Amin jauh lebih menguasai
Kubu Prabowo nilai Ujian Nasional pantas dihapus
Allah lebih memihak perempuan?
Politisi Demokrat desak audit lingkungan di Pulau Wawonii dan Kabaena
Bautista kembali menangi balapan kedua WSBK Thailand
Penjelasan Bank Mandiri soal surat tagihan perusahaan Prabowo
Infrastruktur langit Ma'ruf Amin sempat buat penonton debat tertawa spontan
Bamsoet: Kalau tidak ada UN, kualitas pendidikan akan timpang
Hari ini, IHSG diprediksi terkoreksi wajar
Cara mutusin hubungan dengan baik
DPR RI berhasil dorong isu diskriminasi muslim Ulghur di Parlemen OKI
Usai menangi balapan pertama, Selisih poin Bautista dengan Rea semakin melebar
Anggota DPR minta masyarakat tak reaktif sikapi aksi teror di Selandi Baru
Fetching news ...